Tugas 1 Materi Matrik
NAMA : KEVIN NUGRAHA SANTIKA PERMANA
NIM : 202231017
KELAS : A
PRODI : TEKNIK INFORMATIKA
MATA KULIAH : ALJABAR LINIER
Pengertian Matrik
Matrik adalah susunan bilangan real (kompleks) berbentuk empat persegi panjang yang dibatasi oleh tanda kurung, ditulis dengan :
Istilah-istilah :
- Lambang matrik digunakan huruf besar A, B, C
- Elemen matrik digunakan lambang huruf kecil, a, b, c ...
- Bagian mendatar disebut baris
- Bagian tegak disebut kolom
- Indeks-I menyatakan baris, indeks-j menyatakan kolom
- Jumlah baris=m, jumlah kolom=n
- Ukuran matrik disebut ordo
- Matrik dengan jumlah baris=m, jumlah kolom=n disebut dengan ukuran (mxn) atau matrik berordo (mxn)
CONTOH
Beberapa istilah yang perlu ditekahui :
- Elemen matrik A dapat berupa bilangan bulat, desimal, riil, atau bilangan kompleks
- Jumlah baris a=4, jumlah kolom a=5, A berukuran (4x5)
- a32 : elemen baris ke-3 kolom-2 adalah 0.001
- Elemen-elemen diagonal matrik A : 1, π, √3, 1
CONTOH
Perhatikan jaringan berikut
CONTOH
aij = 1, jika node i dan j terhubung
0, jika node i dan j tidak terhubung
Matrik jaringannya adalah sebagai berikut
Jenis-jenis matrik
1. Matrik Bujur Sangkar
A dikatakan matrik bujur sangkar jika jumlah baris dan jumlah kolom A sama. Matrik A dikatakan berordo n.
Elemen-elemen diagonal utama A adalah a11, a22, a33, a44 ...
Matrik A berordo 4, elemen-elemen diagonal utama A adalah 0, 0, 0, 0
2. Matriks Segitiga Atas
A dikatakan matriks segitiga atas, jika A adalah matrik bujur sangkar dimana semua elemen dibawah diagonal utama 0
Elemen-elemen diagonal utama : 3, 9, -7, 2, 8
Elemen-elemen dibawah diagonal utama 0, maka matrik segitiga atas
3. Matrik Segitigas Bawah
A dikatakan matrik segitiga atas, jika A adalah matrik bujur sangkar dimana semua elemen diatas diagonal utama 0
Elemen-elemen diagonal utama : 1, 4, 7, 2, 8
Elemen-elemen diatas diagonal utama 0, maka A matrik segitiga bawah.
4. Matrik Diagonal
A dikatakan matrik diagonal, jika A adalah matrik bujur sangkar dimana semua elemen selain diagonal utama 0, dan elemen diagonal utama tak nol. Matrik demikian diberi lambang D.
5. Matrik Identitas
A dikatakan matrik identitas, jika A adalah matrik bujur sangkar dimana semua elemen selain diagonal utama 0, dan elemen diagonal utama 1. Matrik identitas diberi lambang I.
6. Transpose Matrik A
Transpose matrik A ditulis Aadalah sebuah matrik yang diperoleh dari A dimana baris A
adalah kolom A, dan kolom Aadalah baris A. Bila A berukuran (mxn), Aberukuran (nxm)
8. Matriks Baris
CONTOH
7. Matrik Simetris
A dikatakan matrik simteris, bilamana A adalah matrik bujur sangkar dimana, A=A
CONTOH
Matriks Baris adalah matriks yang terdiri dari satu baris
Contoh : A = ( 1 3 4 9 )
9. Matriks Kolom
Matriks Kolom adalah matriks yang terdiri dari satu kolom
10. Matriks Nol
Matriks Nol adalah suatu matriks yang setiap unsurnya 0 berordo, ditulis dengan huruf 0.
11. Matriks Skalar
Matriks Skalar adalah matriks diagonal yang unsur-unsur pada diagonal utama semuanya sama.
12. Matriks Mendatar
Matriks Mendatar adalah matriks yang banyaknya baris kurang dari banyaknya kolom.
13. Matriks Tegak
Matriks Tegak adalah suatu matriks yang banyaknya baris lebih dari banyaknya kolom.
14. Matriks Skew Simetris
Matriks Skew Simetris (Anti Simetri), yaitu suatu matriks persegi apabila ditransposkan akan sama dengan negatif dari matriks semula. Misalkan Adalah matriks persegi. Matriks A dikatakan skew simetris jika dan hanya jika AT=-A. Syarat lainnya yaitu semua elemen yang berada di diagonal utama bernilai nol.
OPERASI ARITMATIK MATRIK
(1) Kesamaan, A=B
Matrik, A=[aij] dan B [bij] dikatakan sama ditulis A=B jika hanya jika
(1) A dan B berukuran sama
(2) Setiap elemen yang seletak nilainya sama, aij = aij ;
A dan B berukuran sama (2x3), tetapi A≠B, karena terdapat elemen seletak nilainya tidak sama
(2) Perkalian dengan skalar, kA
Perkalian matrik, A=[aij] dengan skalar tak nol k ditulis kA, didefinisikan bahwa setiap elemen A dikalikan dengan konstanta tak nol k, yakni :
kA=k[aij]= [kaij]
Contoh :
Sifat Penjumlahan Matrik
Misalkan terdapat matriks A, B, C dan matriks nol O sedemikian rupa sehingga berlaku :
A+B=B+A
A+(B+C)=(A+B)+C
A+O=O+A=A
A+(-A)=-A+A=O
Sifat Perkalian Matriks
Misalkan terdapat matriks A,B,C, matriks nol O, matriks identitas I dan m,n sembarang bilangan bulat yang sedemikian rupa sehingga berlaku :
1. Assosiatif : (AB)C = A(BC)
2. Distribusi Kiri : A(B+C) = AB+AC
3. Distribusi Kanan : (B+C)A= BA + CA
4. Sifat perkalian dengan konstanta : k(AB) = (kA)B, dimana k konstanta real
5. Sifat perkalian dengan matriks satuan : AI = IA = A
Perkalian Matrik, AB=C
(1) Matrik, A=[aij](m=n) dan B[bij](pxq) dikatakan dapat dikalikan ditulis AB bilamana jumlah kolom A dan jumlah baris B sama [n=p].
A(mxn)B(pxq) = C(mxq)
(2) Bilamana, AB=C, maka matrik C=[cij](mxq) dimana elemen cij diberikan oleh :
Contoh : Diberikan :
Maka
























Komentar
Posting Komentar